TIPS-TIPS JABON BIAR TUMBUH BONGSOR (Bagian II)

pemupukan yang baik menghasilkan jabon yang jumbo sejak awal

Tulisan ini bagian II dari tulisan sebelumnya. Beberapa hal lain berdasarkan pengalaman kami yang ikut mempengaruhi pertumbuhan jabon, antara lain:

3. Kelimpahan air
Nyata, jabon yang tumbuh dekat dengan sumber air akan lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan yang jauh dari sumber air. Sifat alami tumbuhan ini akan air tergolong rakus. Untuk menunjang pertumbuhannya, jabon memerlukan air yang berlimpah.

Jabon yang tumbuh di samping selokan, sungai, empang, rawa, akan tampak tumbuh lebih bongsor. Semakin dekat dengan air tanah, pertumbuhanya juga semakin bagus. Tidak mengherankan, berdasarkan pengalaman kami, jabon yang tumbuh di dataran rendah yang lebih dekat ke sumber air tanah dan sungai, cenderung akan lebih bongsor dibandingkan dengan yang di perbukitan yang kering ketika kemarau.

Namun, dengan bantuan Mikoriza jabon bisa melewati musim kemarau dengan baik. Sifat mikoriza yang mampu “menyediakan” air dan membantu dalam mencarikan makanan untuk tanaman yang ditumpanginya akan membuat jabon mampu melewati musim kemarau dengan baik. Keterangan lebih lanjut mengenai mikoriza bisa klik di tentang mikoriza.

4. Jenis pupuk
Untuk tumbuh dengan baik, tanaman memerlukan pendukung unsur biologis dan non biologis. Begitu juga dengan pupuk, diperlukan pupuk biologis dan non biologis. Penggunaan pupuk makro kimia hanya mampu menyediakan makanan secara instan: cepat tersedia dan cepat hilang. Pupuk kimia semacam urea, NPK, Phonska, dan sejenisnya hanya mampu menyediakan pupuk sementara saja, dan dalam jangka panjang penggunaannya yang berlebihan akan merusak struktur fisik, kimia, dan biologis tanah.

Jika tidak menggunakan pupuk organik murni, gunakan pupuk berimbang. Gabungan antara pupuk makro kimia, organik, dan pupuk hayati akan mampu mendobrak kesuburan jabon dalam jangke pendek dan juga meningkatkan kesuburannya dalam jangka panjang.

a. Pupuk organik
Pergunakan pupuk kandang atau kompos yang sudah matang, yakni sudah tidak berasa, tidak berbau, dan berwarna tanah, serta strukturnya remah.
b. Pupuk hayati
Pupuk hayati atau biologis adalah pupuk yang berasal dari berbagai makhluk hidup aktif. Berbagai jenis bakteri, jamur (misal Mikoriza), dan juga tumbuhan lain.

Tumbuhan sangat mutlak bergantung terhadap keberadaan makhluk-makhluk renik tadi. Ada bakteri pengurai bahan organik, ada bakteri pengikat nitrogen, pengikat phospat, bakteri yang memproduksi hormon, dan berbagai macam fungsi lainnya.

keberadaan jamur mikoriza dalam akar tanaman akan meningkatkan pertumbuhan

Mikoriza, jamur tanah yang hidup bergantung pada akar tumbuhan mampu melipatkan kemampuan penyerapan nutrisi, penangkal penyakit, penyedia air, meningkatkan area jangkauan makan jabon, dan pada akhirnya mampu meningkatkan pertumbuhan jabon hingga 30-50% lebih cepat daripada yang tidak diberi mikoriza. Lebih jelas, KLIK…!

Beberapa tumbuhan juga mampu meningkatkan kandungan nitrogen tanah. Tumbuhan dari jenis legum, kacang-kacangan, mampu meningkatkan kesuburan alami lahan dalam jangka panjang. Mengenai fungsi legum ini ini silahkan baca linknya.

c. Pupuk makro
Pupuk makro yang berupa pupuk kimia sudah biasa digunakan. Dengan adanya bahan-bahan biologis tadi, pupuk urea dan sejenisnya yang kita berikan ke jabon akan lebih maksimal diserap oleh jabon.

d. Hormon
Jika perlu tambahkan hormon pertumbuhan, terutama pada fase-fase awal penanaman.

lebih jauh untuk mendapatkan produk-produk tersebut bisa menghubungi admin kios tabloid Trans Agro

Perihal INDOAGROW
kami adalah lembaga yang bergerak dalam pengembangan sumberdaya pertanian, menyediakan berbagai macam sarana produksi pertanian, dan konsultasi pertanian alamat : Dukuh Serut Desa Tegalontar Kec Sragi Pekalongan Telepon 081931723043 (WA), 081325666314, 08562813733 email: indoagrow@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: